RSS

RPP ujian PLP Biyan Revany








RPP
MATA PELAJARAN: Matematika
KELAS 3.3

















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Satuan Pendidikan       : SD Negeri Pakujajar CBM
Kelas / Semester           : 3.3  / 2
Mata Pelajaran             : Matematika
Alokasi Waktu              : 2 x 35 Menit (2JP)


A.     STANDAR KOMPETENSI
3.   Memahami pecahan sederhana dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

B.     KOMPETENSI DASAR (KD)
3.3    Memecahkan masalah yang berkaitan dengan pecahan sederhana

C.          INDIKATOR
                              
·         Mengidentifikasi unsur-unsur soal cerita
·         Mencari unsur-unsur dalam soal cerita yang berhubungan dengan pecahan
v  Karakter siswa yang diharapkan : Percaya diri ( Confidence ), Disiplin ( Discipline ), Kerja sama ( Cooperation )

C.     TUJUAN PEMBELAJARAN

·         Siswa dapat mengidentifikasi unsur-unsur soal cerita
·         Siswa dapat mencari unsur-unsur dalam soal cerita yang berhubungan dengan  pecahan


D.     MATERI PEMBELAJARAN
·         Penyelesaian masalah dalam matematika (Pecahan)
1.      Pengertian Pecahan
Pecahan melambangkan perbandingan bagian yang sama dari suatu benda terhadap keseluruhan benda tersebut. Artinya, suatu benda dibagi menjadi beberapa bagian yang sama maka perbandingan setiap bagian tersebut dengan keseluruhan bendanya menciptakan lambang dasar suatu pecahan.
 





Gambar 2.1 Mewakili bilangan satu.        Gambar 2.2 Mewakili pecahan .
Dilihat dari gambar diatas bahwa gambar 2.1 merupakan gambar yang mewakili bilangan satu, sedangkan gambar 2.2 merupakan jiplakan dari gambar 2.1 yang luas daerahnya dibagi 2 bagian yang sama. Bagian yang diarsir adalah satu bagian dari 2 bagian yang sama. Lambang untuk bagian yang diarsir itu adalah  dan dibaca satu per dua, 1 dinamakan pembilang dan 2 dinamakan penyebut. Pecahan juga melambangkan perbandingan himpunan bagian yang sama dari suatu himpunan terhadap keseluruhan himpunan semula. Artinya, suatu himpunan dibagi atas himpunan bagian yang sama maka perbandingan setiap himpunan bagian yang sama itu terhadap keseluruhan himpunan semula akan menciptakan lambang dasar suatu pecahan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pecahan adalah bilangan yang dapat dilambangkan ., a dinamakan pembilang dan b dinamakan penyebut, dimana a dan b bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol.
Pecahan ada dua macam, yaitu pecahan murni atau sejati dan pecahan campuran.
a.       Pecahan murni atau sejati
Pecahan murni atau pecahan sejati adalah pecahan yang pembilangnya lebih kecil dari penyebutnya, dan pecahan itu tidak dapat disederhanakan lagi. Contoh , , dan seterusnya.
b.      Pecahan campuran
Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari campuran bilangan bulat dengan bilangan pecahan murni/sejati, misal  = ,  = .
2.      Pecahan Senilai
Pecahan senilai adalah pecahan – pecahan yang cara penulisannya berbeda, tetapi mempunyai hasil bagi sama dan mewakili bagian atau daerah yang sama. Cara untuk menentukan pecahan senilai yaitu dengan cara:
Text Box: Mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama atau mengalikan pecahan tersebut dengan pecahan yang nilainya sama dengan satu. c/c = 1

 =




Text Box: Membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama atau mengalikan pecahan tersebut dengan pecahan yang nilainya sama dengan satu. c/c = 1                                        
 =


Cara untuk mengecek dua pecahan yang senilai yaitu dengan perkalian silang kedua pecahan, apabila hasil perkalian silang tersebut sama maka kedua pecahan tersebut senilai.
 =  , jika a x d = b x c berarti pecahan tersebut senilai.
3.      Membandingkan Pecahan (dengan tanda <, = atau >)
Membandingkan dua pecahan dengan memberi tanda <, = atau >, perlu mengetahui terlebih dahulu teknik – teknik memperagakan dan menggambarkan sehingga mudah diurutkan.
a.       Membandingkan pecahan dalam pecahan – pecahan dengan pembilang yang sama
Cara untuk mengurutkannya, pecahan yang penyebutnya terkecil adalah pecahan yang terbesar, dan sebaliknya pecahan yang penyebutnya terbesar adalah pecahan yang terkecil, atau bila ditunjukan dengan garis bilangan letak pecahan yang lebih ke kiri maka pecahan itu yang terkecil.
b.      Membandingkan pecahan dalam pecahan – pecahan dengan penyebut yang sama
Cara untuk mengurutkannya, pecahan yang pembilangnya terkecil adalah pecahan terkecil, dan sebaliknya pecahan pembilangnya terbesar adalah pecahan terbesar, atau bila ditunjukan dengan garis bilangan letak pecahan kiri lebih kecil dari pecahan sebelah kanannya.
c.       Membandingkan pecahan dalam pecahan – pecahan dengan pembilang dan penyebut yang berbeda
Cara membandingkan pecahan dalam pecahan dengan pembilang dan penyebut yang berbeda bias dilakukan dengan menyamakan penyebut kedua pecahan terlebih dahulu, kemudian diurutkan dengan memperhatikan besar pembilangnya. Pecahan yang pembilangnya lebih besar maka pecahan tersebut lebih besar, atau sebaliknya pecahan yang pembilangnya lebih kecil maka pecahan tersebut lebih kecil.


E.     MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
¡  Model Pembelajaran              : Kooperative learning, Demonstration
¡  Metode                                             : Diskusi, tanya jawab, penugasan dan
Ceramah

F.      KEGIATAN  PEMBELAJARAN

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
¡   Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing.
¡   Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
¡   Melakukan apersepsi dengan melibatkan siswa seperti menanyakan uang jajan sehari-hari mereka dan bagaimana pembagiannya yang disangkutpautkan dengan materi yang akan di ajarkan yaitu pecahan biasa.
¡   Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
¡   Untuk memotivasi siswa, guru memberikan tepuk semangat, siswa mengikuti
5 menit
Inti
Eksplorasi
¡   Dengan menampilkan gambar kue yang dipotong-potong menjadi beberapa bagian yang di kaitkan dengan materi pecahan, maka siswa akan mengerti apa itu pecahan
¡   Guru menguatkan pengertian pecahan
¡   Bertanya jawab dengan siswa mengenai pecahan  dalam kehidupan sehari-hari
¡   Guru memberikan contoh soal cerita tentang pecahan dan siswa harus mengidentifikasi soal cerita tersebut kedalam soal matematika
Elaborasi
¡   Siswa dibagi kedalam 4 kelompok besar
¡   Guru menjelaskan bahwa semua kelompok akan berkompetisi untuk mendapatkan poin dalam kuis yang akan diadakan
¡   Siswa mengamati gambar-gambar yang diberikan guru untuk dipindahkan menjadi bilangan pecahan
¡   Guru menanyakan alasannya
¡   Menyanyikan lagu pecahan biasa dengan nada lagu tik tik tik bunyi hujan diatas genting
¡   Kuisnya yang diberikan yaitu mengisi soal dalam amplop setiap amplop memiliki soal yang berbeda-beda dan didalamnya terdapat 1 pita panjang dan beberapa sedotan
¡   Satu buah pita dan sedotan itu media untuk mereka mengisi soal tentang pecahan:
Soal amplop 1
  1. Diketahui  kelompok 1  memotong pita yang telah disediakan guru menjadi 4 bagian
  2. Dan memotong 2 sedotan menajdi  4 potongan        
Ditanya :
Rubah kedalam bentuk pecahan
Buat menjadi 4 bunga yang telah dicontohkan
Soal amplop 2
  1. Diketahui  kelompok 2  memotong pita yang telah disediakan guru menjadi 3 bagian
  2. Dan memotong 2 sedotan menajdi  4 potongan        
Ditanya :
Rubah kedalam bentuk pecahan
Buat menjadi 3 bunga yang telah dicotohkan
Soal amplop 3
  1. Diketahui  kelompok 3  memotong pita yang telah disediakan guru menjadi 2 bagia
  2. Dan memotong 1 sedotan menajdi  2 potongan        
Ditanya :
Rubah kedalam bentuk pecahan
Buat menjadi  2 bunga yang telah dicontohkan
Soal amplop 4
  1. Diketahui  kelompok 4  memotong pita yang telah disediakan guru menjadi 5 bagian
  2. Dan memotong 3 sedotan menajdi  6 potongan        
Ditanya :
Rubah kedalam bentuk pecahan
Buat menjadi 4 bunga yang telah dicotohkan

¡   Dan hasilnya pita bisa dijadikan bunga, sedotan menjadi tangkainya, cara membuat bunga bisa dicontohkan oleh guru
¡   Siswa bekerjasama dengan kelompoknya
¡   Setelah waktu yang ditentukan habis, guru meminta perwakilan setiap kelompok untuk maju ke depan mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas
¡   Kelompok lain dipersilahkan untuk menanggapi dengan menentukan benar/tidaknya soal yang dikerjakan
¡   Menghitung perolehan nilai, dan memberi poin pada papan skor
¡   Membagikan soal individu kepada setiap siswa:
1.      Ibu membeli daging ayam seberat kg. dari pecahan tersebut coba sebutkan angka  mana yang disebut pembilang!
2.      Desi mempunyai pita sepanjang
 Meter. Dari pecahan tersebut coba sebutkan angka mana yang disebut penyebut!
3.      Anton membawa beras kg. Lia membawa  . siapa yang membawa lebih berat
4.      Seperempat ditulis

Kunci Jawaban
1.      Yang disebut pembilang adalah 5
2.      Yang disebut penyebut adalah 8
3.      Yang membawa lebih berat adalah Anton dengan berat
4.      1/4

¡   Menjelaskan kegiatan/tugas yang harus dilakukan siswa, yakni siswa harus mengisi soal yang telah diberikan
¡   Siswa menyelesaikan tugas dengan bimbingan guru jika waktu memungkinkan jawaban dikumpulkan hari itu juga, namun jika waktu sudah habis bisa di kumpulkan besok
¡   Memberikan apresiasi dengan bertepuk tangan
¡   Bernyanyi kembali
Konfirmasi
¡   Bersama-sama siswa membuat kesimpulan
¡   Menghitung perolehan poin semua kelompok
¡   Kelompok dengan poin tertinggi, diberikan penghargaan
¡   Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
55 menit
Penutup
¡   Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran)
10 menit


G.     ALAT, SUMBER DAN  MEDIA PEMBELAJARAN
¡  Alat:
-          Sedotan
-          Pita
-          Amplop
¡  Sumber:
-          Buku matematika kelas 3 SD
¡  Media
-          Potongan gambar
-          Alat peraga Pecahan

H.     PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR
1. Penilaian Sikap
Berilah tanda centang (P) pada kolom yang sesuai
No
Nama Siswa
Perubahan Tingkah Laku
Percaya Diri
Disiplin
Kerjasama
BT
MT
MB
SM
BT
MT
MB
SM
BT
MT
MB
SM
1













2













3













Dst.













Keterangan:
BT       : Belum Terlihat
MT      :  Mulai Terlihat
MB      :  Mulai Berkembang
SM      :  Sudah Membudaya

2. Penilaian Pengetahuan
Instrumen penilaian: tes tertulis (uraian)
Tes tertulis : Skor
-       Penilaian hasil belajar kelompok:
Tugas 1: Mengisi soal dengan baik dan benar
Skor setiap jawaban :50
Nilai         =  Skor yang diperoleh  x 100
                         Skor maksimal                
Nb: skor maksimal adalah jumlah skor terbanyak yang diperoleh suatu kelompok
Tugas 2: Merubah bentuk pecahan kedalam potongan kertas yang sudah di potong potong untuk dibentuk menjadi sebuah lingkaran
Skor setiap jawaban :50
Nilai         =  Skor yang diperoleh  x 100
                         Skor maksimal                
Nb: skor maksimal adalah jumlah skor terbanyak yang diperoleh suatu kelompok
3. Penilaian Keterampilan
Rubrik Kemampuan Membuat Gambar yang menyatakan suatu pecahan
Kriteria
3

2
1
Bentuk bunga
Siswa dapat membuat bentuk bunga yang sesuai dengan soal pecahan yang diberikan



Siswa dapat membuat bentuk bunga tapi tidak sesuai dengan soal pecahan yang di berikan

Siswa belum dapat membuat bentuk bunga
Kerapian
Siswa dapat mebuat bentuk bunga dengan rapi serta menarik.







 (2)
Siswa dapat membuat bentuk bunga dengan rapi tapi belum menarik
(1,5)

Siswa tidak dapat membuat bentuk bunga dengan rapi dan menarik
(1)



    Dosen Pamong,



(Astri Sutisna, M.Pd)








   
Sukabumi, 25 Maret 2015
     Mahasiswa,



      (Biyan Revany)
  NIM 063161111132

        Kepala Sekolah,



(Agus Juanda, S.Pd, MM)
NIP 196108271982041004



      Guru Pamong,



(Tugas Pujobuwono,M.Pd)
NIP 196512272007011027